MEDIA
PENYIMPANAN
Muhamad Fitra Aulia
1151400049
PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
INSTITUT TEKNOLOGI INDONESIA
Fitrakosongtoejoeh.blogspot.com
Abstrak
Semenjak diperkenalkannya
komputer modern pada tahun 1940, komputer terus berkembang dengan sangat pesat,
baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Perkembangan ini dipicu antara
lain oleh perbandingan antara biaya dan kemampuan, sistem penyimpanan yang
bervariasi, dan cara bagaimana user mengorganisir datanya.
Pendahuluan
Penyimpanan berbagai dokumen
dalam volume yang sangat besar, dapat dikerjakan menjadi lebih ekonomis sejak
penemuan teknologi penyimpanan digital. Format elektronik pada Magnetic Disk
mulai mendampingi format cetak pada media kertas ketika sejumlah pangkalan data
online mulai didirikan pada pertengahan tahun enam puluhan, kemudian Optical
Diskmenyusul pada pertengahan tahun delapan puluhan (McDonel, 1993 : 7).
Digitalisasi informasi semakin laju berkembang pada akhir tahun delapan
puluhan, dan berlanjut hingga saat ini. Secara berangsur-angsur perkembangan
format elektronik semakin populer dan koeksis dengan format cetak. Pada tahap
awal perkembangannya, format magnetik dan optik umumnya digunakan untuk
menyimpan informasi sekunder seperti bibliografi dan indeks. Baru pada
perkembangan selanjutnya format elektronik mencakup teks penuh (full text )
dari informasi primer, seperti artikel majalah ilmiah, laporan penelitian, dan
sebagainya. Kemudian pada perkembangan selanjutnya, format elektronik memuat
citra penuh (full image), sehingga tampilannya di layar komputer terlihat
persis seperti versi cetaknya, dan hasil print out-nya terlihat seperti dokumen
aslinya. Perkembangan digitalisasi informasi tersebut dipengaruhi oleh laju
pertumbuhan informasi yang ekponensial di satu sisi, serta meningkatnya
kemampuan teknologi informasi khususnya komputer.
Pengertian
Media
penyimpanan adalah tempat menyimpan hasil input. Dalam perkembangannya media
penyimpanan memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing tergantung dari
kapasitas penyimpanan, kecepatan akses, mobilitas, kemampuan menulis dan
membaca data serta harga yang ditawarkan. Pada bagian ini kita akan membahas
tentang berbagai media penyimpanan dan satuan ukuran kapasitas media
penyimpanan
Penyimpanan
data komputer berasal dari bahasa Inggris "computer data storage"
sering disebut sebagai memori komputer, merujuk kepada komponen komputer,
perangkat komputer, dan media perekaman yang mempertahankan data digital yang
digunakan untuk beberapa interval waktu. Penyimpanan data komputer menyediakan
salah satu tiga fungsi inti dari komputer modern, yakni mempertahankan
informasi. Ia merupakan salah satu komponen fundamental yang terdapat di dalam
semua komputer modern, dan memiliki keterkaitan dengan mikroprocesor, dan menjadi
model komputer yang digunakan semenjak 1940-an.
Dalam
penggunaan kontemporer, memori komputer merujuk kepada bentuk media penyimpanan
berbahan semikonduktor, yang dikenal dengan sebutan Random Acces Memory (RAM),
dan kadang-kadang dalam bentuk lainnya yang lebih cepat tapi hanya dapat
menyimpan data secara sementara. Akan tetapi, istilah "computer
storage" sekarang secara umum merujuk kepada Media Penyimpanan Massal,
yang bisa berupa Cakra Optimis, beberapa bentuk media penyimpanan magnetis
(seperti halnya hard disk) dan tipe-tipe media penyimpanan lainnya yang lebih
lambat ketimbang RAM, tapi memiliki sifat lebih permanen, seperti Flash Memory.
Jenis –
jenis Media Penyimpanan
Ada beberapa media penyimpanan pada komputer antara lain
:
1. Hardisk
Hardisk
adalah media penyimpanan dengan kapasitas penyimpanan mulai dari ratusan
megabyte hingga ratusan gigabyte dan akan terus bertambah sesuai dengan
kemajuan teknologi komputer. Kecepatan putaran ketika membaca dan menuliskan
data menentukan kecepatan akses data ke hard disk, oleh sebab itu akses data ke
hard disk adalah yang tercepat dibandingkan media penyimpanan yang lain. Hard
disk adalah media penyimpanan yang terbuat dari magnetik disk.
Harddisk
didisain untuk menyimpan data dalam jumlah besar. Letak hard disk ada di dalam
cpu. Media penyimpanan ini memerlukan arus listrik sehingga dapat dilihat di
dalam cpu bahwa hard disk dihubungkan oleh power supply. Data dalam hard disk
diletakkan pada piringan magnetik pada lingkaran-lingkaran yang disebut dengan
track. Tiap track dibagi dalam beberapa segment yang dikenal sebagai sector.
Untuk melakukan operasi baca tulis data dari dan ke piringan, harddisk
menggunakan head untuk melakukannya, yang berada disetiap piringan. Head inilah
yang selanjut bergerak mencari sector-sector tertentu untuk dilakukan operasi
terhadapnya. Waktu yang diperlukan untuk mencari sector disebut seek time.
Setelah menemukan sector yang diinginkan, maka head akan berputar untuk mencari
track. Waktu yang diperlukan untuk mencari track ini dinamakan latency. Dilihat
dari koneksinya, hard disk ada dua macam. Yakni hard disk SATA dan hard disk
IDE.
2. Compact
Disc
Compact
disc atau sering disebut dengan CD adalah piringan optikal yang digunakan
sebagai media penyimpanan data. Compact disc dapat dibaca melalui media yang
disebut dengan CD ROM atau DVD ROM. Pada awalnya compact disc digunakan sebagai
media penyimpan audio. Namun seiring dengan perkembangan, media ini digunakan
juga sebagai media penyimpan umum selain audio. Ukuran compact disc ada
beberapa macam. Secara umum berdiameter 12 centimeter. Untuk ukuran dibawahnya
adalah 8 centimeter. Kapasitas compact disc 700 mb.
3. Disket
Disket
fungsinya sama dengan hard disk, hanya kapasitasnya menyimpan data sangat
kecil, selain itu disket juga mempunyai akses data yang lambat, disket juga
rentan terhadap kerusakan. Kapasitas disket saat ini adalah 1,44 MB dengan
ukuran 3,5 inchi, dahulu kapasitas disket 1,2 MB untuk ukuran 5,25 inchi.
Kelebihan disket dapat memindahkan data dari satu komputer ke komputer tanpa
terhubung dengan jaringan. Disket adalah media penyimpanan yang terbuat dari
piringan magnetik.
Penggunaan disket saat ini sudah jarang ditemui. Meskipun
di beberapa tempat masih ada yang menggunakan. Hal ini disebabkan disket
memiliki daya tampung yang sangat kecil untuk ukuran saat ini.
4. USB
Flashdisk
Flashdisk
sering disebut sebagai USB Drive, Pen Drive, Pocket Drive, atau microdisk
adalah alat penyimpan data/file yang berupa NAND. Di dalam perangkat ini,
tertanam controller dan memori penyimpan data yang bersifat non – volatile
alias tidak akan hilang meskipun tidak terdapat daya listrik. Komponen
flashdisk lebih sederhana dan relative lebih sedikit dibandingkan dengan
hardisk . Hal ini disebabkan karena flashdisk tidak memerlukan piringan, motor,
atau part lain yang berkerja secara mekanik.
5. Memory
Card
Media
penyimpanan ini juga merupakan media penyimpanan yang terbilang memiliki
kelebihan yang sama seperti Flash disk. Ukurannya yang kecil dan sangat ringan
sehingga mudah dibawa kemana-kemana. Hanya menggunakan memory card ini kita
harus memiliki card reader, sebagai alat bantu baca data yang disambungkan ke
komputer dengan bentuknya yang kecil dan ringan juga. Media ini biasanya
digunakan untuk menyimpan daya digital gambar, suara, video, dan sebagainya.
Tipe kartu memoru juga banyak macamnya. Saat ini sudah terdapat sekitar empat
puluhan jenis kartu, diantaranya: PC Card, CompactFlash, Memory Stick, MMC
(Multi Media Card), SD Card, Mini SD, dan sebagainya.
6. RAM
RAM
merupakan singkatan dari Random Access Memory adalah sebuah perangkat keras
komputer yang berfungsi menyimpan berbagai data dan instruksi program. Bereda
dengan tape magnetik atau disk yang mengakses data secara berurutan, isi dari
RAM dapat di akses secara random atau tidak mengacu pada pengaturan letak data.
Data di dalam RAM bersifat sementara, dengan kata lain data yang tersimpan akan
hilang jika komputer di matikan atau catu daya terhubung kepadanya dicabut.
Kesimpulan
1. Memori internal dapat diakses secara langsung oleh prosesor.
Memori internal memiliki fungsi sebagai pengingat. Dalam hal ini yang disimpan
di dalam memori utama dapat berupa data atau program. Memori external
Merupakan memori tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data atau program.
memori eksternal yaitu perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan,
pembacaan dan penyimpanan data, di luar memori utama. Memori eksternal
mempunyai dua tujuan utama yaitu sebagai penyimpan permanen untuk membantu
fungsi RAM dan yang untuk mendapatkan memori murah yang berkapasitas tinggi
bagi penggunaan jangka panjang.
2.
Memory
bekerja dengan cara menyimpan, lalu menyuplai data-data penting yang dibutuhkan
oleh processor dengan
cepat untuk dapat diolah menjadi informasi. Makanya, fungsi kapasitas adalah
hal yang sangat penting bagi memory, karena semakin besar kapasitasnya, maka
semakin banyak data yang dapat disimpan dan diteruskan, sehingga akan membuat
processor dapat bekerja lebih cepat.
Daftar Pustaka:
http://lecturer.ukdw.ac.id/anton/download/multimedia10.pd
http://edukasi.kompas.com/read/2012/02/09/10353179/Panduan.Menulis.Jurnal.Ilmiah
http://edukasi.kompas.com/read/2012/02/09/10353179/Panduan.Menulis.Jurnal.Ilmiah

0 komentar:
Posting Komentar